Hehehehe.. Ternyata sudah cukup lama tidak menyentuh bagian FB yg ini..
Suatu malam saya dan suami saya terbangun, lalu sama2 makan kue bawang yang dikirim oleh Ibu saya tercinta yang tinggal di Pekanbaru. Pembicaraan yang terjadi dengan suami saya adalah betapa banyak masalah yang ditemuinya dalam bekerja, kejenuhan yang muncul atas pekerjaan yang membuatnya ingin berhenti bekerja dari tempatnya sekarang. Lalu pembicaraan mengalir dan bersambung dengan ramalan tentang Tahun Ular Air. Yang katanya, akan banyak masalah yang tidak terduga selama tahun ini. Kok jadi nyambung-nyambungin kesitu ya.. Jadi mikir yang nggak-nggak deh jadinya..
Saya jadi teringat dengan sebuah novel yang pernah saya baca di zaman saya masih suka dan sempat membaca novel. Bagian yang saya ingat dari novel itu adalah sebuah perumpamaan tentang Bola Kaca dan Bola Karet.
Bola Kaca itu adalah perwakilan dari Keluarga, Saudara, Sahabat, Teman. Lambungkanlah bola kaca itu. Jika memantul, lalu ada bagian yang rusak atau tergores, ia tidak akan bisa kembali sempurna. Demikian juga dengan hubungan kita dengan Keluarga, Saudara, Sahabat, dan Teman. Jika kita sekali saja pernah mengalami hal yang mengganggu hubungan itu, akan ada sesuatu yang tertinggal di hati kita. Begitu penting kita menjaga keluarga, saudara, sahabat dan teman kita. 'JAGALAH BOLA-BOLA KACA KITA'
Bola Karet adalah perwakilan dari Pekerjaan atau Usaha kita. Pantulkanlah bola karet itu ke dinding atau lantai, dia akan membal kembali, memantul kembali. Ibarat pekerjaan/usaha kita. Ada pasang surutnya, ada suka dukanya. Dan jikalau yang terburuk terjadi, kita kehilangan pekerjaan, kita akan bisa mendapatkan pekerjaan yang lain jika kita terus berusaha. 'USAHAKANLAH BOLA KARET KITA'
Lalu apa hubungan tahun ular air, bola kaca dan bola karet? Hehehe..
Sebenarnya yang ingin saya sampaikan adalah bahwa di dunia ini memang selalu ada hal-hal yang terjadi diluar perkiraan kita. Segala hal bisa terjadi seijin Tuhan. Pepatah orang bule mengatakan "There's always up and down". Tentu saja berlaku dalam segala segi kehidupan kita. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana kita mau menyikapinya. Kenapa saya katakan mau? Karena sebagian dari kita mungkin atau hampir pasti tau bagaimana menyikapinya. Paling tidak ya kita diberitahu bagaimana harus bersikap atau diberikan alternatif jalan keluarnya. Nah sekarang, kita mau atau ngga, melakukannya? Jawabannya ada di dalam pikiran kita, di dalam hati kita.
Selamat tengah malam, semuanya..
Tanjungpinang, 27 Juni 2013
Suatu malam saya dan suami saya terbangun, lalu sama2 makan kue bawang yang dikirim oleh Ibu saya tercinta yang tinggal di Pekanbaru. Pembicaraan yang terjadi dengan suami saya adalah betapa banyak masalah yang ditemuinya dalam bekerja, kejenuhan yang muncul atas pekerjaan yang membuatnya ingin berhenti bekerja dari tempatnya sekarang. Lalu pembicaraan mengalir dan bersambung dengan ramalan tentang Tahun Ular Air. Yang katanya, akan banyak masalah yang tidak terduga selama tahun ini. Kok jadi nyambung-nyambungin kesitu ya.. Jadi mikir yang nggak-nggak deh jadinya..
Saya jadi teringat dengan sebuah novel yang pernah saya baca di zaman saya masih suka dan sempat membaca novel. Bagian yang saya ingat dari novel itu adalah sebuah perumpamaan tentang Bola Kaca dan Bola Karet.
Bola Kaca itu adalah perwakilan dari Keluarga, Saudara, Sahabat, Teman. Lambungkanlah bola kaca itu. Jika memantul, lalu ada bagian yang rusak atau tergores, ia tidak akan bisa kembali sempurna. Demikian juga dengan hubungan kita dengan Keluarga, Saudara, Sahabat, dan Teman. Jika kita sekali saja pernah mengalami hal yang mengganggu hubungan itu, akan ada sesuatu yang tertinggal di hati kita. Begitu penting kita menjaga keluarga, saudara, sahabat dan teman kita. 'JAGALAH BOLA-BOLA KACA KITA'
Bola Karet adalah perwakilan dari Pekerjaan atau Usaha kita. Pantulkanlah bola karet itu ke dinding atau lantai, dia akan membal kembali, memantul kembali. Ibarat pekerjaan/usaha kita. Ada pasang surutnya, ada suka dukanya. Dan jikalau yang terburuk terjadi, kita kehilangan pekerjaan, kita akan bisa mendapatkan pekerjaan yang lain jika kita terus berusaha. 'USAHAKANLAH BOLA KARET KITA'
Lalu apa hubungan tahun ular air, bola kaca dan bola karet? Hehehe..
Sebenarnya yang ingin saya sampaikan adalah bahwa di dunia ini memang selalu ada hal-hal yang terjadi diluar perkiraan kita. Segala hal bisa terjadi seijin Tuhan. Pepatah orang bule mengatakan "There's always up and down". Tentu saja berlaku dalam segala segi kehidupan kita. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana kita mau menyikapinya. Kenapa saya katakan mau? Karena sebagian dari kita mungkin atau hampir pasti tau bagaimana menyikapinya. Paling tidak ya kita diberitahu bagaimana harus bersikap atau diberikan alternatif jalan keluarnya. Nah sekarang, kita mau atau ngga, melakukannya? Jawabannya ada di dalam pikiran kita, di dalam hati kita.
Selamat tengah malam, semuanya..
Tanjungpinang, 27 Juni 2013
Comments
Post a Comment