Skip to main content

45 Tahun Dalam Pernikahan Suci, Selamat Ulang Tahun Perkawinan Untuk Bapak dan Mamah 6 Oktober 2010

 
Eyang Kakung, Eyang Putri dan cucu2: Bagus, BAnu, Anom, Alex, Bintang, Letha. 
Eyang Kakung, Eyang Putri dan cucu2: Bagus, BAnu, Anom, Alex, Bintang, Letha.

---

45 tahun lalu, cuma berdua menghadap Tuhan untuk minta berkat pernikahan..
Lalu lahir anak2 yang lucu, menggemasakan, menjadi kebanggaan..
Yang semakin besar jadi mendebarkan karena mulai nakal2 ;-)
Mulai bikin khawatir dengan segala hal2 yang dicobanya di dunia remaja..
"Apakah aku mamah yang kurang baik?"
"Apakah aku bapak yang terlalu keras?"
"Apakah kami sudah memberi contoh yang baik dan benar bagi mereka?"
"Cukupkah perhatian dan kasih sayang yang kami berikan pada mereka selama kami mendidik dan membesarkan mereka?"
"Apakah mereka merasa bahagia dalam keluarga yang kami bina?"
"Cukupkah bekal pendidikan yang kami beirkan bagi masa depan mereka nanti?"

(Kira2 seperti inilah pikiran mereka saat itu, waktu anak2 masih kecil atau abege - soktaudotcom- )

Segala pertanyaan yang timbul selama ini, mereka serahkan pada tuntunan Tuhan
Mereka serahkan dalam doa, karena keyakinan yang terbaik buat anak2nya, pasti Tuhan berikan..

Ketika anak2 beranjak dewasa, masuk dunia kerja dan berumah tangga.
"Apakah anakku bisa bekerja dengan baik?"
"Apakah anakku bisa hidup cukup dengan penghasilannya?"
"Apakah anakku bisa menemukan teman hidup yang cocok dan sepadan?"
"Apakah anakku bahagia dengan rumah tangganya?"
"Apakah anakku bisa menjadi orangtua/suami/istri yang baik dan benar dalam keluarganya?"
"Apakah anakku bisa hidup bermasyarakat dengan baik?"

Lagi2 segala kekhawatiran itu diserahkan pada Tuhan, dalam doa..
Dengan nasehat pada anak2nya untuk tak pernah meninggalkan doa, tidak pernah melupakan Tuhan..

Di masa tua mereka saat ini.
"Terima kasih Tuhan untuk waktu yang sudah Kau berikan pada kami berdua, hingga saat ini bersama."
"Terima kasih Tuhan untuk masa2 sulit, indah, dan tak terlupakan dalam hidup kami."
"Terima kasih Tuhan untuk anak2, menantu, cucu2 yang terus Kau tambahkan dalam keluarga kami."
"Terima kasih Tuhan untuk semua yang sudah menerima kami apa adanya dalam kehidupan mereka."
"Terima kasih Tuhan atas segala rezeki yang Kau limpahkan bagi kami sekeluarga hingga saat ini."
"Terima kasih Tuhan, tak putus kami haturkan padaMu dalam hidup kami.."

Menyuarakan ucapan Syukur dari Mamah dan Bapak yang hari ini, 6 Oktober 2010 merayakan Ulang Tahun Pernikahan ke 45 Tahun.

Selamat ulang tahun perkawinan ke 45 tahun  ya Mah, Pak..
Semoga Mamah dan Bapak selalau bahagia..
Semoga Bapak dan Mamah selalu sehat..
Semoga Bapak dan Mamah tetap lucu..
Semoga Bapak dan Mamah makin kompak dan semakin mengasihi satu dengan yang lain..
Semoga berkat Tuhan yang berlimpah dalam kehidupan Mamah dan Bapak, berlimpah juga dalam kehidupan kami anak2 dan cucu2.. AMIN.

Comments

Popular posts from this blog

Mamah dan Kaca Mata Hitamnya

Selama tiga bulan cuti melahirkan Pascal di Pekanbaru mulai awal Maret sampai akhir Mei 2014, begitu banyak cerita, nasehat, dan pengalaman hibdup yang disampaikan Mamah kepada saya. Sebagian besar menjadi pelajaran berharga buat saya, sang anak. Sebagian lagi mengingatkan rasa kagum yang tak pernah luntur akan bagaimana kedua orang tua saya tetap saling menjaga dan mencintai. Dan sebagian lagi adalah berbagai cerita lucu yang dialami Mamah dan Bapak. Salah satunya adalah yang berikut ini. Beberpa waktu lalu, saya membelikan Mamah kacamata Oriflame yang lagi diskon di Katalog tahun 2013. Saya tau deh, Mamah paling suka pakai kaca mata hitam. Sejak dulu. Adem, katanya. hihihi... Jadi selama tahun lalu itu, dua kali promo kacamata hitam Orfilame dengan model yang berbeda, saya membelikan dua-duanya untuk Mamah. Tentu saja Mamah senang sekali. Jadi, waktu itu Lebaran hari pertama tahun 2013, Mamah, Bapak dan teman-temannya di perkumpulan Paguyuban Kawulo Ngayogyakarta saling bers...

Pemenang Kotak Pos 313 Album Donal Bebek

March 22, 2011 at 3:10pm   Kemaren sore pulang kantor, ada paket beramplop coklat. Hmmm.. apa ya? Perasaan gak ada beli barang online.. Setelah dilihat-lihat ternyata paket dari Gramedia Majalah. Tertulis, 'Pemenang Kotak Pos 313 Album Donal Bebek No. 1534.  Haaahhh.. Haaahhh... Kok gak tau ya aku.. Buru-buru keluarin majalah ADB Senin ini dan Senin lalu dari dalam tas kerjaku.. Ternyata suratku dimuat di Kotak Pos 313 Album Donal Bebek Nomor 1534, yang terbit Senin minggu lalu, dan belum sempat baca hahaha.. Surat ini ditulisnya sih udah lama banget, dikiirm ke ADB tahun lalu sebelum cuti melahirkan hehehe.. Ini dia isi suratnya: Halo Donal! Apa kabar? Don, aku tuh mulai kenal kamu sejak kelas III SD. Dan sampai sekarang umurku hampir 36 tahun, aku masih rajin membaca cerita-ceritamu yang kocak, konyol, dan kadang nyebelin hehehe.. Aku pengen share ke kamu beberapa pengalamanku dari kecil hingga saat ini. Dulu, waktu aku duduk di kelas IV SD,...

Sosok Ibu Yang Saya Kenal

Kasih ibu kepada Etha, Tak tehingga sepanjang masa Hanya membei tak alap embali Bagai sasuya menyinali dunia -- Letha ikut bernyanyi sambil menggoyangkan badan, kepala dan merentangkan tangannya, setiap lagu iklan di TV ini dinyanyikan.. Setiap anak pasti mempunyai kesan tersendiri terhadap ibunya. Beberapa tahun lalu, saya pernah suka sekali dengan satu novel karangan mantan Menteri Pendidikan, Bapak Daoed Joesoef, yang berjudul 'Emak'.  Novel itu dihadiahkan oleh adik saya tercinta waktu saya berulang tahun ke 29 waktu itu, bersama dengan beberapa tangkai bunga tulip kesukaanku. She knows me so well ^.^ Novel itu merupakan memoir pak Daoed terhadap Ibunya. Kasih sayang ibu, cara mendidik anak-anak, perjuangan ibu untuk anak-anaknya itulah yang menjadikan novel ini menjadi begitu enak dibaca, dan inspiratif. Setelah mebaca novel itu, jadi bercita-cita, nanti saya kalo jadi ibu juga mau seperti itu. Hmmm.. Bagi saya, sosok ibu yang saya kenal tentu saja Ma...