Eyang Kakung, Eyang Putri dan cucu2: Bagus, BAnu, Anom, Alex, Bintang, Letha.
---
45 tahun lalu, cuma berdua menghadap Tuhan untuk minta berkat pernikahan..
Lalu lahir anak2 yang lucu, menggemasakan, menjadi kebanggaan..
Yang semakin besar jadi mendebarkan karena mulai nakal2 ;-)
Mulai bikin khawatir dengan segala hal2 yang dicobanya di dunia remaja..
"Apakah aku mamah yang kurang baik?"
"Apakah aku bapak yang terlalu keras?"
"Apakah kami sudah memberi contoh yang baik dan benar bagi mereka?"
"Cukupkah perhatian dan kasih sayang yang kami berikan pada mereka selama kami mendidik dan membesarkan mereka?"
"Apakah mereka merasa bahagia dalam keluarga yang kami bina?"
"Cukupkah bekal pendidikan yang kami beirkan bagi masa depan mereka nanti?"
(Kira2 seperti inilah pikiran mereka saat itu, waktu anak2 masih kecil atau abege - soktaudotcom- )
Segala pertanyaan yang timbul selama ini, mereka serahkan pada tuntunan Tuhan
Mereka serahkan dalam doa, karena keyakinan yang terbaik buat anak2nya, pasti Tuhan berikan..
Ketika anak2 beranjak dewasa, masuk dunia kerja dan berumah tangga.
"Apakah anakku bisa bekerja dengan baik?"
"Apakah anakku bisa hidup cukup dengan penghasilannya?"
"Apakah anakku bisa menemukan teman hidup yang cocok dan sepadan?"
"Apakah anakku bahagia dengan rumah tangganya?"
"Apakah anakku bisa menjadi orangtua/suami/istri yang baik dan benar dalam keluarganya?"
"Apakah anakku bisa hidup bermasyarakat dengan baik?"
Lagi2 segala kekhawatiran itu diserahkan pada Tuhan, dalam doa..
Dengan nasehat pada anak2nya untuk tak pernah meninggalkan doa, tidak pernah melupakan Tuhan..
Di masa tua mereka saat ini.
"Terima kasih Tuhan untuk waktu yang sudah Kau berikan pada kami berdua, hingga saat ini bersama."
"Terima kasih Tuhan untuk masa2 sulit, indah, dan tak terlupakan dalam hidup kami."
"Terima kasih Tuhan untuk anak2, menantu, cucu2 yang terus Kau tambahkan dalam keluarga kami."
"Terima kasih Tuhan untuk semua yang sudah menerima kami apa adanya dalam kehidupan mereka."
"Terima kasih Tuhan atas segala rezeki yang Kau limpahkan bagi kami sekeluarga hingga saat ini."
"Terima kasih Tuhan, tak putus kami haturkan padaMu dalam hidup kami.."
Menyuarakan ucapan Syukur dari Mamah dan Bapak yang hari ini, 6 Oktober 2010 merayakan Ulang Tahun Pernikahan ke 45 Tahun.
Selamat ulang tahun perkawinan ke 45 tahun ya Mah, Pak..
Semoga Mamah dan Bapak selalau bahagia..
Semoga Bapak dan Mamah selalu sehat..
Semoga Bapak dan Mamah tetap lucu..
Semoga Bapak dan Mamah makin kompak dan semakin mengasihi satu dengan yang lain..
Semoga berkat Tuhan yang berlimpah dalam kehidupan Mamah dan Bapak, berlimpah juga dalam kehidupan kami anak2 dan cucu2.. AMIN.
Comments
Post a Comment